Disable Preloader
Bangkok Izinkan Festival Songkran dengan Prokes

Kota Bangkok mengizinkan acara Festival Songkran dengan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan COvid-19.

 Kota Bangkok memberlakukan langkah-langkah ketat dalam Festival Songkran. Termasuk soal mendapatkan izin untuk mengadakan pesta. Langkah ini sebagai upaya mengendalikan penyebaran Covid-19 selama Festival Songkran pada bulan April.

Gubernur Bangkok Aswin Kwanmuang  mengatakan acara keagamaan yang biasanya dikaitkan dengan festival seperti rod nam dam hua (mencari berkah dari orang tua) dikecualikan. Penyelenggara harus mendapatkan izin dari kantor distrik jika peserta melebihi 300 orang.

Untuk acara perayaan lainnya seperti jamuan makan dan bazar, izin harus diperoleh dari kantor distrik jika ada lebih dari 100 orang yang hadir.

Administrasi Metropolitan Bangkok (BMA) juga menginginkan acara terkait Festival Songkran diadakan di area terbuka dan berventilasi baik.

Tidak boleh ada perayaan, termasuk kegiatan memercikkan air/perang air, konser, dan pesta busa. Karena itu semua akan memicu banyak orang dan berdesakan di satu tempat yang bisa meningkatkan penyebaran Covid-19.

Jenderal Polisi Aswin mengatakan komite pengendalian penyakit Bangkok pada 19 Maret menyetujui langkah-langkah untuk menahan penularan Covid-19 selama liburan Songkran mulai 10-15 April.

Pemerintah telah menetapkan 12 April sebagai hari libur khusus, menjadikan festival Songkran perpanjangan waktu dari 10 hingga 15 April untuk merangsang pariwisata lokal.

Pemerintah Thailand menetapkan 12 April sebagai hari libur khusus, menjadikan festival Songkran perpanjangan waktu dari 10 hingga 15 April untuk merangsang pariwisata lokal.

Pelanggar peraturan pencegahan Covid-19 dapat dihukum hingga dua tahun penjara, denda maksimum 40.000 baht atau keduanya.

Jalan Khao San, salah satu lokasi percikan air Songkran paling populer di Bangkok, mungkin juga ditutup selama festival, kata Menteri Kebudayaan Itthiphol Kunplome pekan lalu. Hanya kegiatan tradisional yang diperbolehkan termasuk memercikan patung Buddha dan memberi penghormatan kepada orang tua. (Bangkok Post)

Share: