Disable Preloader
11 Makanan Khas Thailand yang Maknyus Juga...(2)

10 makanan Thailand yang lain yang layak Anda coba jika berkunjung ke Thailand. Tentunya sesuai dengan selera Anda

 

1. Khao Tom

Khao Tom atau Khao tom mat adalah makanan penutup yang terbuat dari nasi ketan kukus berbumbu yang dibungkus daun pisang.

Khao Tom mirip dengan lepet di Indonesia, dengan varian citarasa gurih apabila diisi dengan lemak babi atau kacang hijau, atau terasa manis jika diisi dengan santan dan pisang.

Khao Tom di Thailand juga terkadang berwarna biru yang berasal dari bunga Clitoria ternatea, sedangkan Khao tom mat merupakan variasi Khao Tom yang berisi kacang hitam.

Khao Tom di Thailand juga terkenal sebagai simbol pasangan serasi, karena bungkus-nya yang diikat tali bambu tipis.


2. Som Tum

Makanan khas Thailand yang satu ini bisa dibilang sebagai salad khas Thailand.

Som tum atau Som Tam adalah selada pepaya mentah dengan bumbu agak pedas terbuat dari irisan tipis pepaya mentah.

Som Tum memiliki keunikan karena menggabungkan lima rasa dasar khas setempat yaitu asam limau, pedas cabai, asin, gurih kecap ikan, dan manis gula aren.

Som Tum diolah dengan cara dicampur dan diulek menggunakan cobek dan ulekan, biasa disajikan dengan ketan dan kai yang atau ayam panggang, dan bihun.

Som Tum dapat juga dimakan secara langsung baik secara pedas menggunakan tambahan cabai rawit iris atau tanpa rasa pedas.


3. Nai Mong Hoy Tod

Nai Mong Hoy Tod adalah restoran terkenal di Thailand yang menyediakan menu Hoy Tod atau Hoi Tod yaitu olahan tiram berbentuk telur dadar tiram.

Ada dua versi yaitu awula yang renyah atau versi original-nya dan versi awsuan yang sedikit lengket.

Hoy Tod bisa berbahan dasar tiram maupun kerang yang diolah dengan cara dipanggang menggunakan wajan besi di atas tungku pembakaran arang.

Minyak yang digunakan adalah lemak babi dan disajikan bersama saus tomat.


4. Khao Pad Poo

Khao Pad Poo adalah hidangan nasi goreng khas Thailand dengan campuran kepiting.

Khao Pad Poo memiliki tampilan yang sedikit berbeda dengan nasi goreng di Indonesia, di dalamnya terdapat berbagai warna dari bahan makanan yang digunakan seperti potongan mentimun, cabai, paprika merah, kuning dan hijau.

Tampilan-nya yang beragam warna membuat menarik sewaktu dihidangkan, dan biasanya digunakan saus khas yang terbuat dari saus ikan atau Nam pla.

Khao Pad Poo memiliki rasa yang gurih dan lezat, apalagi daging kepiting yang digunakan terlebih dahulu dikeluarkan dari cangkang.


5. Khanom Krok

Salah satu dessert manis khas Thailand adalah Khanom Krok, terbuat dari campuran tepung dan kelapa.

Khanom Krok mempunyai citarasa yang legit dan creamy, sehingga memang sangat cocok dijadikan menu makanan penutup.

Biasanya topping yang digunakan pada Khanom Krok adalah jagung manis, ubi atau talas, namun bagi penggemar panganan gurih ada juga Khanom Kork yang mempunyai topping gurih seperti daun bawang atau ayam


6. Serangga Goreng

Thailand juga memiliki ragam kuliner yang cukup ekstrem yaitu serangga goreng.

Meskipun kelihatannya aneh dan tidak lazim namun Serangga Goreng memiliki kandungan nilai gizi yang tinggi dan kaya akan protein.

Biasanya Serangga Goreng dijadikan kudapan atau terkadang juga dipesan untuk acara pesta.

Pengolahan-nya sendiri yaitu dengan cara merendam serangga dalam air campuran garam dan bumbu lain, kemudian digoreng garing.

Serangga Goreng di Thailand memiliki beragam varian seperti Non pai atau Ulat Bambu, Maengda atau serangga air, Tak ga tan atau belalang, dan sebagainya.


7. Cha Yen

Cha Yen adalah teh Thailand atau Thai tea, terbuat dari teh, susu, dan gula serta disajikan dalam keadaan panas maupun dingin.

Teh yang digunakan adalah teh Ceylon atau versi lokal yang disebut Bai Miang, sebagai tambahan lain biasanya digunakan air bunga jeruk, adas bintang, biji asam, atau pewarna makanan merah dan kuning.

Rasa manis dalam Cha Yen berasal dari gula dan susu kental, selain itu penggunaan susu evaporasi atau murni serta santan bisa untuk menambah rasa dan kelembutan.


8. Khao Mok Gai

Khao Mok Gai adalah hidangan satu piring khas Thailand yang terdiri dari nasi kuning bertabur bawang merah goreng renyah dan disajikan bersama potongan daging ayam.

Cara memasak makanan ini mirip dengan pembuatan nasi biryani dengan kandungan rempah-rempah yang cukup banyak.

Khao Mok Gai memiliki saus khusus dengan kandungan daun mint dan jahe, selain menggunakan ayam atau gai, ada juga Khao Mok Moo yang menggunakan daging babi atau moo.


9. Khanom Buang

Khanom Buang adalah kue leker khas Thailand yang terbuat dari campuran tepung yang terbuat dari kulit telur, tepung kacang hijau, tepung beras, telur, garam, dan air.

Pembuatan-nya adalah dengan cara dipanaskan di atas wajan membentuk lembaran kering, kemudian diisi dengan berbagai bahan tambahan seperti pisang, cokelat, atau keju persisi seperti pembuatan kue leker.

Perbedaan yang lain adalah adanya variasi dari Khanom Buang yaitu Khanom buang yuan berukuran besar dengan isi daging, daun bawang, dan sayuran, serta Khanom buang thai yang berukuran kecil dan cukup populer.


10. Kaeng Matsaman

Kaeng Matsaman atau kari massaman adalah kari yang juga khas di Thailand dengan citarasa gurih, kaya akan rempah, dan lembut.

Massaman atau mussuman sendiri adalah istilah eropa yang merujuk kepada umat muslim.

Oleh sebab itu bahan makanan yang digunakan menyesuaikan dengan hukum pangan agama Islam yaitu halal, seperti penggunaan daging sapi, ayam, bebek, atau kambing.

Bumbu-bumbu campurannya sendiri kebanyakan berasal dari Indonesia seperti, kapulaga, kayu manis, cengkih, daun salam, dan pala.


11. Sai Ua

Sai Ua adalah makanan khas Thailand yang merupakan olahan sosis babi panggang yang dikenal pula dengan sebutan sosis Thailand Utara atau sosis Chiang Mai.

Kandungan dari Sai Ua adalah daging babi cincang, bumbu dan rempah-rempah, serta pasta kari meranh atau kaeng khua, selama penyajian biasanya Sai Ua dimakan bersama nasi ketan dan dihidangkan sebagai camilan maupun hidangan pembuka.

Secara tradisional sosis yang digunakan pada Sai Ua adalah sosis buatan sendiri namun sekarang telah banyak dijual di toko-toko. (zonamakan)




Share: