Disable Preloader
Kemenag Lobi Dubes Saudi Agar WNI Segera Berangkat Umrah

Jemaah umrah Indonesia siap untuk mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Khoirizi, kembali menemui Duta Besar (Dubes) Arab Saudi di Jakarta, Esham Altsaqafi. Pada kesempatan itu Kemenag melobi Arab Saudi agar jemaah umrah Indonesia bisa diberangkatkan.

"Kami berharap pemerintah Arab Saudi segera mencabut suspen dan memberi kesempatan kepada jemaah umrah Indonesia untuk bisa berangkat ke Tanah Suci," kata Khoirizi dilansir dari laman Kemenag, dikutip Sabtu, 25 September 2021.

Pada kesempatan itu, Kemenag juga menyampaikan bahwa penanganan covid-19 di Indonesia terus membaik. Jemaah umrah Indonesia siap untuk mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Sedikitnya terdapat lima negara pengirim jemaah umrah terbanyak yang belum bisa bertandang ke Saudi. Kelima negara itu yakni, Pakistan, India, Turki, Mesir, dan Indonesia
 
"Kami berharap jemaah umrah Indonesia diprioritaskan untuk bisa segera diberangkatkan," ujar Khoirizi.

Dubes Arab Saudi Esham Altsaqafi menegaskan bahwa Saudi tidak pernah melarang umat Islam di Indonesia melaksanakan umrah. Menurut dia, pembatasan jemaah umrah dalam rangka mengatasi pandemi covid-19.
 
Esham mengaku sudah melaporkan kepada otoritas Arab Saudi bahwa kasus covid-19 di Indonesia sudah melandai. Informasi itu ia sampaikan agar menjadi pertimbangan bagi Pemerintah Arab Saudi.
 
Dia menambahkan meski penyelenggaraan umrah sudah dibuka sejak Muharram 1443 H untuk beberapa negara, namun peminatnya masih sepi. Hanya sekitar 1.000-1.500 orang.
 
"Hal ini disebabkan prosedur penyelenggaraan umrah yang sangat ketat, demi mencegah penyebaran pandemi," ujar Esham. (antara, kemenag)

Share: