Disable Preloader
Menag: RI dan Arab Saudi Teken MoU Soal Pelaksanaan Haji Medio Desember 2021

Penandatanganan nota kesepahaman menjadi sangat penting dalam persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji 2022.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Indonesia dan Saudi soal penyelenggaraan haji akan dilakukan pertengahan Desember 2021.

"Kita harapkan seperti tahun-tahun sebelum pandemi, itu di Desember. Biasanya di pertengahan atau akhir Desember ya, kita harapkan bisa begitu," kata Gus Yaqut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 30 November 2021.

Menag menambahkan dalam MoU akan disepakati sejumlah hal. Seperti besaran kuota jemaah, ketentuan mengenai teknis operasional haji termasuk ketentuan pelaksanaan manasik apabila pandemi masih berlangsung, serta kebijakan protokol kesehatan selama penyelenggaraan ibadah.

Menag menyebut penandatanganan nota kesepahaman menjadi sangat penting dalam persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji 2022 di Indonesia. Menag memastikan pemerintah siap menyelenggarakan ibadah haji.
  
Persiapan di Arab Saudi meliputi layanan akomodasi, katering, dan transportasi darat dengan berbagai skenario besaran kuota, dan prakiraan kebijakan protokol kesehatan di Arab Saudi. Seperti kapasitas maksimum jemaah di tiap kamar dan bus.
 
Pemerintah Arab Saudi resmi mencabut larangan perjalanan dari Indonesia per 1 Desember 2021. Jemaah Indonesia bisa kembali melaksanakan umrah.
 
Jemaah asal Indonesia tidak perlu lagi menerima vaksin booster atau vaksin dosis ketiga untuk penerima Sinovac dan Sinopharm. Arab Saudi mengizinkan penerima vaksin Sinovac dan Sinopharm dengan syarat karantina selama tiga hari. (antara, kemenag)

Share: