Disable Preloader
Pekerja Migran Kamboja di Thailand Diminta Tak Pulang

Para pekerja migran Kamboja di Thailand diimbau tak pulang untuk mencegah penyebaran COvid-19. 


Perdana Menteri Kamboja Hun Sen meminta semua pekerja migran Kamboja di Thailand untuk tidak kembali ke Kerajaan selama Tahun Baru Khmer mendatang, karena situasi COVID-19.

 Ia mengatakan, situasi COVID-19 masih dalam kondisi siaga tinggi.

Hun Sen mengatakan ini saat secara resmi mengumumkan "Insiden Komunitas 20 Februari" hari ini, setelah ditemukannya 32 kasus COVID-19 baru yang terhubung ke N8 Club, Phnom Penh, yang terletak di dekat Stadion Olimpiade.

Ia mengatakan, jika pekerja migran Kamboja pulang dari Thailand pada tahun baru mendatang, mereka tidak akan bisa merayakannya karena harus dikarantina selama 14 hari.

Jika pekerja migran Kamboja pulang dari Thailand pada tahun baru Khmer, mereka tidak akan bisa merayakannya karena harus dikarantina selama 14 hari.

“Jika pekerja kembali dari Thailand untuk tahun baru mendatang, mereka tidak akan diizinkan masuk langsung, mereka harus pergi ke karantina. Jadi, mereka akan datang ke Kamboja selama 14 hari karantina, lalu kembali ke Thailand selama 14 hari. Jangan datang ke Kamboja, ” tambahnya.

Menurut Kementerian Kesehatan, 5.741 warga di Kamboja mengajukan diri untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 Sinopharm.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Or Vandine mengatakan 4.609 orang menerima vaksin dan 1.132 tidak diizinkan karena masalah kesehatan. (Khmertimeskh)

Share: