Disable Preloader
Satelit Thailand Ditarget Diluncurkan pada 2023

Satelit yang pertama dibuat Thailand ini diharapkan diluncurkan pada 2023

Di bawah proyek Konsorsium Luar Angkasa Thailand yang ambisius, pemerintah Thailand bekerja sama dengan sejumlah mitra untuk memproduksi satelit dan meningkatkan kemampuan luar angkasa negara.

Satelit percontohan TSC-Pathfinder yang pertama dibuat oleh Thailand diharapkan diluncurkan pada 2023. Satelit ini akan digunakan untuk mensurvei sumber daya alam.

Satelit ini termasuk di antara lima satelit kecil yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Riset, dan Inovasi Thailand (MHESI) dalam program teknologi antariksa 2021-2027.

Kementerian dan 12 mitra menandatangani perjanjian untuk bekerja sama dalam penelitian teknologi luar angkasa dalam sebuah proyek yang melibatkan lima universitas dan lembaga terkait teknologi luar angkasa.

Bidang utama penelitian adalah pengembangan teknik ruang angkasa, aplikasi, penelitian dan pengembangan, serta dukungan pendidikan dan industri.

Para kritikus mempertanyakan apakah proyek tersebut benar-benar akan menguntungkan Thailand dalam hal pengembangan teknologi luar angkasa.

Menteri MHESI Anek Laothamatas mengatakan pada teknologi luar angkasa akan menjadi bidang minat utama bagi investor masa depan karena begitu banyak orang sekarang terlibat dengan IoT (Internet of Things) dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah sangat menyadari hal itu, oleh karena itu meletakkan infrastruktur dasar dan pengembangan sumber daya manusia sangat penting , " kata Anek.

"Bisnis teknologi luar angkasa akan mampu menciptakan bisnis baru terkait  teknologi luar angkasa dan dengan demikian meningkatkan ekonomi negara."

Menyusul peluncuran TSC-Pathfinder pada tahun 2023, selama empat tahun ke depan satelit akan diluncurkan untuk mensurvei bumi; menguji teknologi sistem ganda; menguji sinyal band frekuensi rendah-X; dan terakhir, pada 2027, menempatkan satelit di orbit Bulan. (Bangkok Post)

Share: