Disable Preloader
Thailand Berupaya Datangkan Banyak Vaksin Covid-19

“Pemerintah Thailand berusaha mendapatkan vaksin sebanyak mungkin dan tidak hanya menunggu vaksin yang dikontrak.

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha mengakui ada pembatasan distribusi vaksin Covid-19 pada awal kampanye vaksinasi Covid-19 nasional.

"Saya harus meminta maaf kepada siapa pun yang mengalami ketidaknyamanan atau perubahan," katanya usai rapat kabinet di Gedung Pemerintah.

Dia mengatakan, ada pembatasan dalam pendistribusian vaksin Covid-19 karena pemerintah menerima pengiriman vaksin Covid-19 dalam lot bertahap dalam jumlah kontrak, bukan keseluruhan jumlah kontrak dalam satu waktu.

“Pemerintah akan berusaha mendapatkan vaksin sebanyak mungkin dan tidak hanya menunggu vaksin yang dikontrak.

"Saya percaya bahwa lebih banyak dosis vaksin akan diberikan bulan depan dan layanan di stasiun inokulasi di provinsi akan lebih mudah dikelola," kata Jenderal Prayut.

"Kami tidak ingin orang yang mendaftar untuk vaksinasi mengalami penundaan lebih lanjut."

Sambil menunggu perolehan pasokan yang memadai, distribusi vaksin akan difokuskan pada jumlah orang yang terinfeksi di suatu daerah, pekerja yang berisiko, dan zona wisata dan ekonomi, katanya.

Perdana menteri mengatakan pemerintah berpegang pada tujuannya untuk memberikan setidaknya 100 juta dosis vaksin Covid-19 kepada masyarakat.

Pemerintah telah menandatangani kontrak untuk membeli 61 juta dosis vaksin AstraZeneca yang diproduksi oleh Siam Bioscience dan 6 juta dosis dari Sinovac. Pemerintah akan memesan 8 juta dosis lagi dari Sinovac.

Pemerintah juga akan membeli 25 juta dosis dari Pfizer-BioNTech dan Johnson & Johnson dan akan mendapatkan lebih banyak melalui negosiasi dengan negara lain.

Selain itu, tahun depan pemerintah akan mulai menerima vaksin yang dikembangkan di Thailand.

Vaksinasi massal dimulai pada hari Senin (7/6), lebih dari 400.000 dosis disuntikkan. Jumlah total penerima vaksin di negara ini sekarang melebihi 4 juta, kata Jenderal Prayut. (Bangkok Post)

Share: