Disable Preloader
Thailand Bidik Gelembung Perjalanan dengan Sejumlah Negara ASEAN

Thailand menargetkan memulai gelembung perjalanan dengan sejmulah negara di ASEAN pada bulan Oktober 2021.

Menteri Olahraga dan Pariwisata Thailand Phiphat Ratchakitprakarn mengatakan pihaknya dan Singapura sedang mendiskusikan pembentukan gelembung perjalanan. Thailand sedang mengincar gelembung perjalanan dengan negara-negara ASEAN dengan kasus COVID-19 rendah seperti Vietnam dan Laos.

Phiphat mencatat bahwa Singapura memiliki pengalaman dalam membangun jalur hijau dengan negara-negara di Asia dan Oseania dan Thailand berharap dapat bergabung dengan grup tersebut.

Thailand menargetkan memulai gelembung perjalanan dengan sejmulah negara di ASEAN pada bulan Oktober 2021.

Sementara itu, Mario Hardy, kepala eksekutif Asosiasi Perjalanan Asia Pasifik, menilai Thailand dan Vietnam dapat dengan mudah membentuk gelembung perjalanan karena kedua negara telah menangani penanggulangan virus corona dengan baik dan menjaga tingkat penularan cukup rendah.

Namun, orang China dan Rusia - pasar sumber utama Thailand - tidak terburu-buru untuk berlibur ke tempat lain karena khawatir mereka akan tertular bentuk mutasi dari virus korona.

Sementara pembicaraan dengan negara-negara Eropa macet, karena gelombang infeksi berturut-turut terjadi di Eropa. Kesepakatan dengan India juga dihentikan karena negara mencatat 80.000 kasus setiap hari.

Namun, Thailand ingin menarik keuntungan dari industri perjalanannya dengan menjaga perbatasan tetap terbuka dengan persyaratan dan langkah-langkah ketat untuk mencegah penyebaran virus.

Otoritas pariwisata terus mencari cara-cara baru untuk memikat pengunjung internasional seperti karantina yang dipersingkat, karantina golf dan kapal pesiar, dll. Namun, mungkin tidak lama lagi jumlahnya akan meningkat karena vaksinasi sedang dilakukan di banyak negara. (Traveldailymedia)

Share: